Pamulang - - Tindakan yang dilakukan 5 pegawai struktural Kesbangpolinmas Kota Tangerang Selatan melayangkan somasi ke Nurdin Marjuki dinilai tidak etis. Tindakan tersebut dianggap sebagai indispliner dan harus ditindak tegas.
Menurut Robert Usman anggota DPRD Tangsel , alasan somasi tersebut hanya karena belum mendapat fasilitas mobil dinas (mobnas). “ Jadi mereka mau jadi pejabat bukan untuk melayani masyarakat tapi karena fasilitas ,” ungkapnya.
Seperti diketahui kamis lalu (27/5), Ajad sudrajat ( Kasie Linmas ),TB Mulyana ( Kasie Bela Negara ), Lisadi ( Kabid Kesbang ), Bambang Irianto ( Kabid Linmas), Wasidi ( Kasie Kewaspadaan) mensomasi Kepala Badan Kesbangpolinmas ke walikota dengan alasan Kaban Kesbangpolinmas Kota Tangsel sering menegur dengan semena mena .
Seperti diketahui kamis lalu (27/5), Ajad sudrajat ( Kasie Linmas ),TB Mulyana ( Kasie Bela Negara ), Lisadi ( Kabid Kesbang ), Bambang Irianto ( Kabid Linmas), Wasidi ( Kasie Kewaspadaan) mensomasi Kepala Badan Kesbangpolinmas ke walikota dengan alasan Kaban Kesbangpolinmas Kota Tangsel sering menegur dengan semena mena .
Robert menambahkan Walikota Tangsel Shaleh sebagai Top manager Pemkot Tangsel harus melakukan tindakan tegas terhadap 5 pejabat di Kesbangpolinmas tsb agar tidak menjadi preseden buruk.” Kita (anggota dewan ) minta pak walikota memberikan sanksi yang tegas pada mereka misalnya non job,” tegas Robert.

