Pamulang - - Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia , puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Mahasiswa Pencinta Lingkungan Hidup dan Kemanusiaan ( KMPLHK ) Kembara Insani Ibnu Batutah ( RANITA ) UIN Jakarta , melakukan aksi di depan Kantor Walikota Tangerang Selatan , Sabtu ( 5 /6 ).
Dalam aksinya, mereka meminta pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel untuk mengembalikan fungsi Situ yang selama ini terabaikan. “ Dari penelitian kami , ada 7 situ Tangsel yang kondisinya memprihatinkan dan satu situ hilang, “ ungkap Naslau koordinator lapangan KMPLHK.
Naslau menjelaskan banyaknya situ yang kondisinya memprihatinkan , mulai dari pencemaran , penyempitan dan pendangkalan situ , bahkan ada yang berubah fungsi yang pada awalnya sebagai sumber air bersih menjadi pemukiman penduduk dan pusat perbelanjaan yang tidak memperhatikan efek terhadap lingkungan.
Dengan aksi damai ini, Naslau berharap bisa mengetuk hati masyarakat dan Pemkot untuk lebih menjaga lingkungan dan melestarikan situ yang ada di Kota Tangsel.” Kami melakukan long march dari depan kampus UIN sampai ke depan kantor walikota Tangsel dengan membawa spanduk dan poster yang mengandung pesan agar masyarakat mengetahui maksud aksi ini, “ tandasnya.( ds )
Naslau menjelaskan banyaknya situ yang kondisinya memprihatinkan , mulai dari pencemaran , penyempitan dan pendangkalan situ , bahkan ada yang berubah fungsi yang pada awalnya sebagai sumber air bersih menjadi pemukiman penduduk dan pusat perbelanjaan yang tidak memperhatikan efek terhadap lingkungan.
Dengan aksi damai ini, Naslau berharap bisa mengetuk hati masyarakat dan Pemkot untuk lebih menjaga lingkungan dan melestarikan situ yang ada di Kota Tangsel.” Kami melakukan long march dari depan kampus UIN sampai ke depan kantor walikota Tangsel dengan membawa spanduk dan poster yang mengandung pesan agar masyarakat mengetahui maksud aksi ini, “ tandasnya.( ds )
